Wednesday, August 17, 2011

Berpuasa Tapi Meninggalkan Shalat

Alhamdulillah beberapa hari di bulan ramadhan telah kita lewati, bukan beberapa bulan lagi, melainkan telah separuh lebih dari bulan ramadhan telah kita lewati. Fasting is too fast, isn't it?
Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Di bulan ini semua orang berlomba – lomba mendapatkan pahala dari berbagai ibadah dan perbuatan baik, terutama puasa. Seperti yang saya katakan sebelumnya, sudah separuh bulan lebih kita menjalani ibadah puasa. Tetapi ironis nya, masih ada banyak orang yang berpuasa tapi meninggalkan shalat (semoga kita tidak termasuk ya :D).
Shalat merupakan kewajiban mutlak bagi umat islam. Saat bulan ramadhan ataupun bulan lainnya, shalat memang sudah kewajiban kita sebagai seorang muslim. Mari kita lihat Rukun Islam :

     1. Syahadat
     2. Shalat
     3. Puasa
     4. Zakat
     5. Haji
Sesudah kita beriman dengan mengucapkan dua kalimat syahadat, hal yang pertama kali harus kita perhatikan adalah menjalankan shalat. Sesudah kita menjalankan shalat 5 waktu secara rutin, baru ketika tiba bulan ramadhan kita diwajibkan untuk berpuasa 1 bulan penuh (tanpa meninggalkan shalat karena pasti sudah terbiasa :D). Di akhir bulan Ramadhan kita diwajibkan untuk melaksanakan Zakat Fitrah, dan juga zakat – zakat lainnya di luar bulan Ramadhan. Setelah sempurna kita melaksanakan 4 Rukun Islam, jika mampu kita diwajibkan untuk menunaikan Ibadah Haji ke Tanah Suci. Nah, bukankah begitu logikanya?
“Shalat adalah tiang agama, barang siapa yang mengerjakannya berarti ia menegakkan agama, dan barang siapa meninggalkannya berarti ia meruntuhkan agama.” (HR. Bayhaqi)
Jika Shalat adalah tiang agama, berarti Syahadat adalah pondasi yang menandakan bahwa orang tersebut adalah muslim. Puasa adalah atap, zakat adalah tembok, dan haji adalah penyempurna bangunan. Dengan begitu apabila kita menjalankan puasa tetapi meninggalkan shalat adalah seperti kita membangun atap tanpa tiang, mustahil bukan?
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
“Perjanjian antara kami dan mereka adalah shalat, barangsiapa meninggalkannya maka dia telah kafir.” (HR. Ahmad dan Para penulis kitab Sunan dari hadits Buraidah radhiallahu ‘anhu)
Jabir radhiallahu ‘anhu meriwayatkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“(Batas) antara seseorang dengan kekafiran adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim, Abu Daud, At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Allah Ta’ala berfirman:
“Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, yaitu orang-orang yang lalai dari shalatnya.” (Al-Maa’un: 4-5).
Jadi janganlah kita menjadi orang merugi yang membangun atap tanpa tiang, yang menjalankan puasa tanpa menegakkan shalat. Lebih baik tidak usah puasa dan sia-sia, toh hanya menahan lapar sahaja. Benahi dulu solatnya lalu shaumnya. Mari kita sempurnakan ibadah kita di penghujung bulan Ramadhan yang tinggal hitungan jari ini akan habis. Sehingga setelah berakhir nya bulan ini, kita menjadi orang yang jauh lebih bertaqwa kepada Allah SWT. Amin.

No comments: