Friday, June 3, 2011

Doa memasuki bulan Rajab dan Sya'ban

Tidaa terasa sekarang sudah memasuki tanggal 3 Juni 2011 yang bertepatan dengan tanggal 1 Rajab 1432H. Terhitung dari sekarang, tinggal dua bulan lagi kita akan bertemu dengan bulan yang suci dan penuh keberkahan yaitu bulan Ramadhan.

Ada dua bulan sebelum bulan Ramadhan yang jugaa diberkahi oleh Allah Swt dan di dua bulan ini Rasul selalu memaksimalkan ibadahnya walaupun kita tahu di bulan-bulan yang lain pun Rasul mah ibadahnya pasti to the max. Bila memasuki bulan Rajab, Rasul kita Muhammad SAW memanjatkan doa, 
Allahumma Barik Lana Fii Rajab wa Sya’ban wa Ballighnaa Ramadhan — Wahai Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan.
Mari memperbanyak amal sholeh, puasa sunnah, puasa nisfu (tiga hari yang berada ditengah bulan), tilawah, dan hal-hal lain yang dapat meningkatkan keimanan kita untuk menyambut Ramadhan. Menyiapkan ibadah puasa di bulan Ramadhan itu sama saja seperti menyiapkan ibadah solat. Bila kita hendak melaksanakan solat, dianjurkan sejam atau dua jam sebelumnya kita sudah ber-whudu dan tilawah atau dzikir bahkan solat sunnah. Hal itu dimaksudkan agar kita sudah fokus duluan sebelum melaksanakan ibadah solat yang wajib, bila sudah fokus insyaallah kita akan menemukan ke-khusyu'an dalam solat kita. Beda halnya bila sebelum solat kita mendengarkan musik, maka selama solat kita tidak akan fokus dan you know lah akan terdengar dan terngiang-ngiang musik yang sebelumnya kita putar saat kita melaksanakan ibadah solat wajib.

Sama halnya dengan ibadah puasa di bulan Ramadhan, bila pada dua bulan sebelumnya yaitu bulan Rajab dan Sya'ban kita tidak bisa fokus meningkatkan ibadah apapun ibadahnnya baik wajib maupun sunnah, maka saya berani jamin di bulan Ramadhan pun ibadah puasa dan ibadah lainnya yang dianjurkan tidak akan mencapai fase khusyu'. Kalaupun ada pribadi yang berkata, "saya maksimal kog dalam menunaikan ibadah di bulan Ramadhan ini", saya yakin itu hanyalah euforia bulan Ramadhan sahaja. Atau bisa kita bilang budaya. Yaa di Negeri ini umumnya ibadah adalah budaya, bukanlah pada khususnya yaitu sebagai agama. Dan orang yang maksimal dalam menunaikan ibadahnya tidak akan berkata seperti itu melainkan, "saya takut saya belum maksimal dalam menunaikan ibadah di bulan Ramadhan ini".

Marilah persiapkan diri kita sebaik mungkin agar kita bisa menunaikan ibadah Ramadhan semaksimal mungkin.

No comments: