Tuesday, May 10, 2011

#Sholat Adalah

penampakan masjid Agung dari salah satu bank tersohor :p
Sholat adalah.. Ya, gue yakin masih banyak orang yang belum bisa mendefinisikan arti dari sholat. Gue juga sama, gue masih belajar untuk bisa mendefinisikan apa itu arti sholat sepenuhnya. Beberapa hari yang lalu, gue bertemu dengan seorang karyawan, dia bekerja disebuah bank BUMN. Kami bertemu di masjid Agung di jalan Asia-Afrika. 

penampakan masjid Agung samping kanan-->
sama di bawah..


penampakan dari sisi lain bank tersohor tadi :p
Hati gue sungguh sangat bergetar melihat si akang tadi. Dia sangat-sangat terlihat gelisah karena belum menunaikan sholat maghrib, belum sempat gue menyapa dia sudah membaur dalam keheningan masjid dan kekhusyukan malam. Karena penasaran, dengan sengaja gue nunggu si akang tadi kelar sholat dan emank bentar lagi bakal masuk Isya. Finally, si akang kelar dan langsung aja gue meng-azzam-kan (membulatkan tekad) untuk menyapa dan berkenalan *biasa, bakat muka tembok   keluar*. Kurang lebih ini percakapannya :


Gue: w
Si akang: sa

w :  Assalamu'alaikum kang.
sa :  Wa'alaikumsalam.. Eh, ada apa ya kang?
w :  ga apa kang, pengen ngobrol aja tadi ada yang mau ditanyain tapi akang kayanya  
       keburu sholat deh, jadi saya tunggu. Punten, namanya sapa ya kang? saya Widi.
sa :  ohh begitu.. saya Karta kang.. Saya panggil nama aja yaa? biar nyaman ngobrolnya.
w :  ohh mangga kang, saya panggil nama juga aja yaa.. hehe..
sa :  sok mangga tadi mau nanya apa kang?
w :  gini, tadi kulihat kamu terlihat gelisah gitu pas baru nyampe masjid, kenapa yaa?
sa :  oh gini, tadi ada urusan di kantor, kebetulan tuh kantornya nongol dari sini (bank itu  
       tuh). Jadi tadi ada rapat dan kebetulan saya bertanggung jawab atas rapat itu wid. 
       Tapi rapatnya baru bener-bener kelar pas last minute waktu maghrib wid. Hati saya 
       gelisah wid, hari gini masih sibuk dunia.
w :  ohh.. (ga bisa berkata-kata)

Dewasa ini, sungguu adalah sebuah pemandangan yang langka. Seorang pemuda yang mempunyai jabatan dalam hidupnya tapi tidak melupakan siapa dirinya, siapa Penciptanya, dan untuk apa dia diciptakan. Nah, gue mau tanya. Tujuan Tuhan menciptakan kita apa yok? Yap, cuma dua jawabannya. Yang pertama untuk beribadah kepada-Nya, yang kedua untuk menjadi khalifahnya atau sebagai wakil dari Tuhan untuk mengurus Bumi ini. Dan pastinya Tuhan ga gitu aja memutuskan untuk memberikan kita beban, Tuhan juga memberikan keringanan di dalamnya, ini demi melihat sejauh mana keimanan dan ketaqwaan kita.

Well yes, Rasul bersabda:
Shalatlah sambil berdiri. Bila tidak bisa, sambil duduk. Bila tidak bisa, sambil terlentang. Bila tidak bisa, gunakan jarimu sebagai isyarat. Bila tidak bisa, gunakan hatimu dan bertaqwalah pada-Nya.” (HR. Bukhari Muslim)


Anyway.. Lo ga bolee ngelupain situasi dan kondisi yang telah ditentukan dan telah dibuat menjadi standar baku kedalam tiga buah kata, yaitu: "BILA TIDAK BISA". Kalau misalnya lo sehat terus lo sholat pake isyarat, siapa yang begoo cobaa? haha..
Which is ga ada alasan buat kita untuk ga melaksanakan ibadah sholat 5 waktu. Semua kemudahan sudah diberikan cemans-cemans.

What? masih kurang juga?

Tuhan bersabda dalam hadist qudsi-Nya :
Tidak ada ruang khusus untuk sholat, hanyalah keyakinan bahwa sesungguhnya tiap jengkal muka bumi ini adalah bumi Allah, dan di tiap jengkalnya adalah tempat sujud. Allah Tuhanmu telah menjadikan bumi ini sebagai tempat untuk kamu sekalian beribadah.

Which is, semakin ga ada alesan buat enggak menunaikan ibadah sholat 5 waktu karena tiap jengkal bumi ini adalah tempat untuk beribadah. Ya, tapi lo mesti melihat ini secara komprehensif! Kalau di dekat rumah ada masjid yaa you should go there dude! Kecuali lo berada di kutub, atau emank berada di tempat yang memang sulit menemukan masjid. As long as tempat yang bakal kita pakai buat sholat itu terbebas dari najis, sok mangga kita bolee menunaikan ibadah sholat di tempat itu.

Lihatlah mereka lebih dekat :

mahasiswa dan seorang mahasiswi muslim di Aussie :o

sumpaa gue ga kenal sapa nih cewe, yang pasti bukan suster ngesot
salamun alaika akhi.. :D

teet teet.. awas woi, polisi mau lehwat! piss ^,<)v
Demi menunaikan ibadah, mereka rela berpanas-panasan, mengabaikan berbagai macam suara, dan terlebih mental mereka pasti sudah sangat kuat karena untuk dapat melaksanakan ibadah di alam bebas ini tidaklah mudah. Pasti akan banyak celaan dari orang sekitar, ada yang mengatakan aneh, gila, atau apa aja bolee. 

Mungkin orang-orang akan berkata, "Kenapa ga salto belakang aja? Atau worship sambil kayang?". Oke, itu kata-kata gue sebenernya dan bagian yang ini mestinya gue coba terlebih dahulu. Tapi mereka semua bisa melakukan ini karena mereka semua yakin dengan Allah Tuhan mereka.

Mereka yakin bahwa, "Every little thing that we've been done, will get in return. Whether good or bad."

Semoga ini bisa menjadi pengingat bagi gue dan bagi cemans-cemans yang membaca blog ini. Hidup adalah sebuah kurva yang terus menanjak walaupun dengan gap yang kecil. Bukan kurva yang stagnant atau malah menurun.

"Tua? Sholeh? Itu mah biasa.."
"Muda? Sholeh? Itu RUUUAARRRRR BIASA!"