Saturday, May 21, 2011

Mood Angkasa

Hari ini, Sabtu 21 Mei 2011..
Sudah semalam suntuk mood gue mandek di dasar hati. Tapi bukan galau loh yaa tolong. Semalam sii sempet chatting sama someone (bukan cowo yaa tolooong gue masiii normal) dan mood kembali boosting. Gue sii selalu percaya kalo berbagai macam perasaan seperti kebahagian, kesedihan, ketenangan, ketentraman, kegelisahan, bahkan kegaluan itu emank udah ada di hati kita masing-masing tanpa kita cari-cari, gimana kita membawa perasaan itu aja kesaat yang tepat atau kesaat yang tidak tepat, gimana kita ngeluarin dan ng-ekspresikan perasaan itu aja agar bisa keluar.
Lo lagi sedih dan butuh hiburan terus lo bilang, "keluar ahh cari hiburan". Padahal ga selamanya lo keluar terus bisa dapet hiburan yang bisa bikin bahagia lagi.
Banyak kann orang bilang, "I was there in the crowd, but I felt alone.."

Yaa itu gue sii.. Tapi kadang kita sebagai manusia biasa bakal menemui saat dimana kita ga bisa mengendalikan perasaan tadi. Which means variabel terikat -dependent- pikiran (variabel X) dan variabel tidak terikat -independent- perasaan (variabel Y) susah untuk disinkronkan, dan kita akan membutuhkan variabel intervening (variabel di luar variabel X&Y) untuk menyatukannya.

 Short case, siang ini gue memutuskan buat makan di RM. Teuku Angkasa yang berlokasi di Jl. Teuku Angkasa No. 37, Bandung. Tuh biar jelas gue snipping-in petanya.




Pokoknya kalian kulik-kulik aja lah yaa daerah situ, ntar pasti ada rumah yang ada banner kaya gini:


Yaa gue kalo bete atau lagi ga mood, better to have some meals sii. Udah dari jaman jahiliyah gue sering denger temen-temen ngomongin nih Rumah Makan, terutama gado-gadonya. Yaa, gado-gado disini porsi dewa. Gue bersyukur karena tadi pagi (sebenernya siang, tapi karena gue baru bangun anggaplah pagi) ujan jadinya gue ga sarapan dan perut bener-bener dalam kondisi tong-kosong-melompong. Sebenernya udah pernah icip-icip sii pas temen bungkus tapi ya tetep aja beda. Sampai pada akhirnya kann yaa, nyampe juga di depan RM nya dan langsung mesen gado-gado dua dan es teh manis dua. Kenapa dua? Yaa gue bawa makhluk -sahabat- terdekat gue buat makan bareng dan dia juga lagi bad mood karena urusan perkuliahannya. Ga lama mesen, jeng jeng


Ahh bener aja, porsinya emank dewa. Untung aja ga ada makan daritadi pagi. Temen gue sampe enek karena kekenyangan. Temen gue bilang gini:
"Ahh.. Porsi kuli ini.. Bisa tahan sampe malam nih ga makan lagi.."
Bahkan makhluk -temen- yang biasanya makan kaya ga dikunyah ini pun kali ini harus mengakui porsi dewa dari si gado-gado. Si doi makannya sampe terbata-bata kekenyangan, haha.. Tapi overall okelah nih gado-gado, bumbu kacangnya bikin melting dan es teh manisnya beneran es teh manis (kan ada tuh es teh manis yang ga manis, eh ada ga sih?).

Pilihan makan gado-gado untuk benerin mood yang kacau balau bener adanya dan yang membuat mood hari itu lebih dan lebih baik lagi adalah saat para musisi yang emank bertengger sedari tadi bawain musik yang well-known dan terlebih mereka emank handal dan mumpuni dalam bermain musik. Awalnya mereka hanya bertiga dan banyak membawakan lagu-lagu Spanyol, para penikmat sih ga ngerti artinya dan ga tau yang nyanyi beneran atau bo'ongan. Tapi karena mereka emank ahzig dalam bawainnya otomatis nih kepala goyang-goyang juga.

Ga lama personil yang laen datang (mungkin baru kelar solat) dan sekarang mereka berempat dan lagu-lagu yang tadinya berbahasa Spanyol berubah semua. Ada banyak yang dimainin sii lagunya, tapi yang gue inget hanya ada beberapa. Which is, Don't Wanna Miss a Thing, Your Body is Wonderland, 1000 Tahun Lamanya, and Penghujung Hujan.

dari kiri biola, timfani, gitar, kontra bass
Sepanjang mereka maen gue sama temen gue ga abis-abisnya terkagum-kagum. Berbakat! Hanya itu sebuah kata yang berada di dalam otak yang volumenya kecil ini. Dan selama nonton mereka maen ga henti-hentinya gue bilang ke temen kaya gini:

"Sumpah yaa nuu, gue ga bisa berhenti senyum-senyum sendiri nih gara-gara dengerin musik mereka.. Gini nih kalo udah dengerin musik yang ahzig.."
"Jangan senyum ke gue juga kali wid, jadi salting nih.." what?
Musik yang mereka bawakan emank swing and sway banget lah! Groove! Groove!
Karena gue ga tau nama kelompok mereka gue sebut mereka "Musisi Angkasa" berhubung mereka bertengger di RM Angkasa.


Pemulihan mood belum berhenti sampai situ. Kelar dari makan gue berniat beli perdana IM3 yang rencananya akan digunakan dalam jangka waktu dekat. Ett, sebelum cari nomor ada baiknya kita solat dulu di mesjid terdekat, Masjid Agung Al-Ukhkuwah.

Back then, sampailah ke BEC. Awalnya sii ga niat cari nomor cantik, mikirnya sii cuman buat dipake bentar ini. Tapi udah mantengin deretan nomor aja langsung labil, haha. Akhirnya cari nomor yang berakhiran 2475 (klik angkanya kalau mau tau kenapa harus 4 angka itu). Pencarian nomor ini sudah seperti pejudi amatiran yang nyari nomor togel!
"Wid, ini kita beneran loh berasa kaya nyari nomor togel.."
"BangeuD! Tapi lo jadi happy kan nu? haha.."
"Iyaa sii.. Cari nomor togel gini bisa jadi alternatif buat jalan kebahagian.. =D"
Sumpah kalian harus percaya. Dari barat Sabang sampe timur Merauke, dari utara Rote sampe selatan Miangas kita cuma ketemu beberapa nomor dengan akhiran yang meleset dikit dan yang mirip, nomor itu 2476, 2473, dan 7542.
Final, gue milih 7542 karena yaa walaupun ga urut tapi mirip-mirip lah yaa *maksa*.




Yaa, mencari kebahagian emank ga harus makan gado-gado porsi dewa dan cari nomor togel. Lo bisa cari dimana aja, kapan aja, dengan cara apa aja. Kita cukup menghadirkan perasaan itu dengan mensinkronkan dengan sugesti pada pikiran. Tapi terkadang kita butuh variabel intervening dan buat gue gado-gado berserta nomor togel ini adalah variabel intervening gue hari ini untuk menyatukan variabel X (pikiran) dan variable Y (perasaan) gue. Ahh.. Mood hari ini pun gue kasih title "Mood Angkasa". :)

Sekian dan ga perlu terimakasih ahh.. =p

No comments: