Friday, April 8, 2011

Mati Surinya Pancasila Kita.



Tanah air ini lahir dan berdiri dengan ditopang oleh lima sila dasar, lima ayat pendek yang suci dan sempurna :
  1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
  3. Persatuan Indonesia.
  4. Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksaanan dalam Permusyawaratan Perwakilan.
  5. Keadialan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Pada detik pertama Ia dikumandangkan, berani saya bertaruh bulu kuduk nenek moyang kita berdiri sebagaimana pada akhirnya keyakinan mereka bangkit percaya dan menghayati bahwa belenggu penindasan ini telah berakhir, bahwa ternyata kita berhasil memperjuangankan mimpi akan kemerdekaan dan keadilan di tanah Indonesia.
Tapi apa kita sudah benar-benar merdeka?

Sekarang lihat lah tanah air ini, bumi Indonesia dimana kaki kita berpijak dan cukup sampai disini kita menghianati pahlawan-pahwalan perjuangan, Pancasila sudah lama mati dari bumi ini.
  1. Kita berperang demi meneguhkan perbedaan Tuhan kita.
  2. Manusia yang Adil dan Beradab adalah manusia-manusia yang melawan arus.
  3. Persatuan Indonesia hanya sebatas garis peta.
  4. Kerakyatan ini dipimpin oleh Perwakilan yang tak berhenti berdoa dengan Hikmatnya namun terus mengobral Permusyawaratan Rakyat.
  5. Keadilan sosial adalah janji yang tertunda bagi sebagian besar Rakyat Indonesia.
Sejujurnya bahkan Pancasila belum pernah hidup dalam diri ini,
Karena saya sering kali melemparkan tanggung jawab saya pada orang lain. Karena saya masih memilih untuk hidup nyaman dengan menutup mata hati ini terhadap realita bangsa kita. Karena saya masih terlalu sering berbicara mengenai moral sesama namun saya sendiri adalah binatang.

Yang saya butuhkan adalah sebuah cermin diantara mata ini dan kalian semua.

No comments: